Akhir-akhir ini saya memang aneh, pikiran sering
menerawang kemana-mana, terlalu senang makan bayam, yang terakhir adalah menemukan sekaligus mendengarkan
sebuah band bernama Captain Beefheart and His Magic Band. Ini buruk, apakah ini
sebuah kelainan atau penyakit? Entahlah. Yang pasti setiap hari-hari saya
kebelakang entah sengaja atau tidak saya selalu membuka winamp dan mendengarkan
Moonlight On Vermont, Ella Guru, On Tommorow. Empat puluh enam tahun lalu, tepatnya pada bulan april.
Don Van Vliet memulai debut album studio dengan label Buddah Record dan menjadi
titik awal perjalanan karirnya. Berkolaborasi dengan The Magic Band,
akhirnya mereka memakai nama panggung Captain Beefheart and His Magic Band. Don
Van Vliet a.k.a Captain Beefheart sendiri adalah seorang composer andalan (jika
tidak bisa disebut ganjil) sekaligus vokalis band merangkap sebagai pemain
harmonika, Saxophone.
Selasa, 22 Oktober 2013
Sabtu, 14 September 2013
Menyimak yang Luar Biasa dari “Jadilah Legenda”
Lihat laut dan
indahnya ombak gemulainya pohon kelapa
para gadis yang mulai
menari kibarkan merah putih
Untuk Indonesia kita
punya semua
Sribu budaya dan kekayaan alam yang takkan terkalahkan
Untuk Indonesia
jadilah legenda, kita bisa dan percaya
Penggalan lirik diatas seperti menegaskan sekaligus mengigatkan
kita bahwa kita harus bangga dengan apa yang kita punyai dan kita punya
segalanya yang kita butuhkan . Lagu yang sangat cocok dengan jiwa pecinta alam,
dan yang pasti bukan lagu mendayu-dayu melayu yang tak mendidik. Pengambaran
pesan akan kondisi alam yang S.I.D visualkan dengan jelas pada video klip lagu
jadilah legenda merupakan wujud cinta mereka pada Indonesia dan alamnya. Dalam
video klip lagu tersebut diperlihatkan kondisi lingkungan Indonesia yang indah.
S.I.D akhir-akhir ini memang sering membuat lagu-lagu bertemakan lingkungan,
itu merupakan ekspresi kecemasan mereka terhadap pembangunan dan kondisi
lingkungan yang semakin mengalami degradasi. Anda pasti tahu kondisi sekarang
ini yang semakin sering saat ini kita dengar isu-isu lingkungan yang semakin
berkembang (berkembang dalam artian memburuk). Global Warming, situs radioaktif
sudah ada pada tataran yang membahayakan kehidupan. Alam dirusak secara membabi
buta oleh manusia sendiri.
Minggu, 08 September 2013
Sigur Ros dan Sesuatu Itu
![]() |
| Sigur Ros Kveikur Album |
Ini hari ke 5 dimana Bogor digaspol hujan, berdiam di dalam
kos adalah usaha yang tepat untuk saya. Lagian di kota dengan hujan seganas
bogor saya tidak memiliki payung. Seperti pura-pura tak pernah mendengar
pepatah lama “sedia payung sebelum hujan”. Mendengarkan Sigur Ros atau
lagu-lagu lawas The Upstairs itu rutinitas yang saya lakukan. Bicara tentang
band yang saya sebut pertama memang akan sangat menyenangkan, karena keunikan
yang ada pada mereka. Ada satu hal yang begitu aneh dalam hidup saya, tidak
ingat pasti kapan pertama kali saya mendengarkan band asal Islandia ini. Benar,
adalah Sigur Ros yang membuat saya mengerti arti ke-universal-an musik. Tidak
ada satupun lagu mereka yang berbahasa Inggris atau mungkin memang ada satu
lagu berbahasa Inggris mereka, ya judulnya all alright saya baru ingat, tidak
ada satupun lagu mereka yang saya pahami. Karena memang bahasa yang mereka gunakan
beberapa adalah bikinan sendiri bisa dibilang bahasa asal-asalan, semau mereka
atau biasa disebut Hopelandic. Kemudian
sebagian lagi bahasa Islandia. Mendengarkan lagu-lagu mereka memang sama
rasanya seperti mendengarkan orang yang sedang bergumam tak jelas.
Minggu, 26 Mei 2013
Sulitnya Menyingkirkan Album Hard Times and Nursery Rhymes
Entah sudah berapa ratus kali saya mendengarkan
deretan lagu dari album ke 7 Social Distortion yang dirilis pada 18 Januari
2011. Hard Times and Nursery Rhymes. Seperti selalu ada waktu untuk saya dalam
setiap harinya untuk menikmati Still
Alive, Gimme The Sweet and Lowdown , ataupun Machine Gun Blues yang notabene
adalah single andalan pada album ini. Saya seperti harus menuliskan beberapa
pengalaman saya tentang beberapa lagu yang ada pada album ini yang ternyata
mempunyai pengaruh yang cukup bagi kehidupan saya, lagu-lagu dalam album ini
memang kebanyakan menceritakan tentang cinta dan kehilangan. Saya tidak membuat
list berdasarkan dari lagu yang paling saya suka, hanya karena memang saya
senang menuliskan semua dengan acak dan kurang beraturan. Pada dasarnya saya
menyukai semua lagu dalam album ini.
Kamis, 16 Mei 2013
Juara 1!! Demi Apa?!
![]() |
| Style Jawara Racing Look HOCS Ponorogo |
Tercapai sudah harapan segenap punggawa AMV Modif’s untuk dapat
meraih wildcard di kelas Racing Style. Adalah Honda Supra jahitan 2001 yang
bernopol AE 3663 TM yang berhasil meraih gelar tersebut (yang notabene adalah
motor milik saya) upss, sombong ya?. Motor ini pula yang nantinya akan dibawa
ke Bandung guna menjalani Final Battle
yang akan dihelat pada 7-8 Desember 2013 nanti. Pada Final Battle nanti motor ini akan diadu dengan juara dari 16 kota
lain, yaitu dari Jember, Kediri, Pekanbaru, Banjarmasin, Kupang, Pontianak,
Malang, Surabaya, Manado, Bangka, Bali, Solo, Palembang, Jakarta, Bandung,
Makasar. AMV sendiri sebenarya sudah sering mendapat wildcard, tapi di lain
kelas, contohnya tahun lalu AMV dapat wildcard dikelas extreme. Dan tahun ini dapat wildcard di kelas Racing Style adalah
hal yang sakral dan pantas diberi tribute,
seperti salah satu bentuk tribute nya
mungkin tulisan ini.
Kamis, 09 Mei 2013
Sabtu, 04 Mei 2013
Masih Terlalu Sore untuk Tidur
Tinggal di kota hujan pada masa pancaroba merupakan
suatu yang agak menakutkan untuk terserang flu. Sama menakutkannya untuk
tertular flu dari beberapa kawan yang sudah terkena virus jahanam bernama
Rinovirus. Entah mengapa akhir-akhir ini saya mulai merasakan hal tersebut
terjadi pada saya. Sedikit pusing-pusing dan tarikan nafas ada sesuatu yang
mengganjal semacam air kental. Jika sudah begini biasanya saya mencari-cari
vitamin C dengan harapan dapat memperkuat imun tubuh. Sore ini saya sedang
membaca buku CEO Logic dengan posisi tiduran, tetapi saya sudah bosan ketika
saya baru membaca sampai halaman kelima. Bukan karena buku ini membosankan atau
tidak enak dibaca tapi karena kebisingan suara film yang diputar seorang kawan
diluar (diruang tamu) sana yang menyebabkan keinginan untuk membaca harus
ditunda beberapa saat, sangat tidak mungkin untuk tidak mendengar suara
tersebut dalam kontrakan berukuran 11x5 meter ini. Ditambah pula dengan sound
sistem volume penuh yang diputarnya. Saya menyerah untuk membaca dan memilih
mengalihkan kegiatan dengan menulis. Ada beberapa tagihan menulis pribadi yang
belum sempat terpenuhi. Saya tak sempat menulis beberapa hari kebelakang ini.
Saya merasa ada banyak tekanan dari sana sini yang membuat saya menghabiskan
banyak waktu untuk merenung dan mencari jalan keluar terbaik. Mungkin karena
lelah menjalani rutinitas dan hal lain didalamnya.
Langganan:
Postingan (Atom)



