Sabtu, 12 Mei 2012

Mari Bicara tentang Racing dan Hal Tak Penting Lainnya



Malam tiada berbintang, mendung semenjak sore, apalagi dingin yang njengkut ini. Sungguh suasana yang mengabarkan malam akan berbasah ria. Namun kami tidak mengendurkan niat bahkan tidak peduli dan segera berlari menuju tempat biasa, atau kebiasaan malam minggu. Dunia balap liar malam. Hal itulah yang sering terlihat dua tahun lalu  bersama hari penuh keliaran. Mengadu dan membuat bangga. Totalitas dan kecenderungan yang tinggi bagi kami untuk menjalani malam-malam penuh kesombongan pada awal 2010. Balapan, hanya kata itu yang selalu berdengung diantara kawan-kawan. Bukan balap resmi yang diwarnai oleh umberella girl ataupun paddock yang tertata rapi. Tetapi balapan liar yang bagi kami saat itu adalah hal yang keren, kami ingat, kami sangat menikmati hembusan angin ketika memacu motor dijalanan yang terasa bagaikan trek atau ketika kami lolos dari penggrebekan polisi yang membabi buta. Kami masuk didunia ini bukan hanya untuk sekedar untuk terlihat keren ataupun untuk sekedar bisa menghina orang lain karena kalah balapan dengan kami. Namun alasan kami adalah gabungan dari dua hal diatas.

Jumat, 20 April 2012

Terkait Pungutan dan Surat Rekomendasi Pengulak Bensin


Ponorogo kini lahir bibit-bibit persengkongkolan korporasi pada tingkat kecamatan. Paling tidak aksinya kini lebih terstruktur dan beralasan. Sebagai contoh diharuskannya pengecer bensin membawa/memiliki surat izin jika membeli bensin di SPBU dimanfaatkan sebagai ladang mencari tambahan penghasilan oleh para pegawai kecamatan nakal yang menangani surat permohonan izin. pegawai tersebut juga mengakui dan berdalih bahwa ini adalah 'uang lelah'. Hal tersebut terungkap setelah adanya inspeksi yang dilakukan oleh penyidik inspektorat kabupaten Ponorogo.

Kamis, 15 Maret 2012

Biadabnya Torabika Malam Ini

Akhirnya gw percaya efek domino dari sesuatu yang kecil bisa berakibat sangat fatal, jadi gini ceritanya di malam yang sesunyi ini, aku sendiri tiada yang menemani (bukannya itu lirik lagunya Peterpan?). ah, ngaco. Gini ni, tadi malam gw kan lagi nulis, biasalah tulisan bodoh yang membuat muntah siapa saja yang membacanya dan bisa jadi alat bunuh diri paling ampuh. Malam itu gw ditemani segelas kopi, kopi tersebut

Rabu, 07 Maret 2012

Bertahtakan Mendiang Kegelapan

Gaun malam langit mulai bergerai
Diantara bilas kasih rembulan tepian timur
Selaksa rinai sejukmu mengalun lembut, menggetarkan lentera jiwa
Ribuan kertas dan pena tersungkur di sampingku
Merah cinta mendera kesempitan jiwa menggapai rinai indahmu
Ku terbias dan melerai lentera membakar pesonamu
Hari penuh noda sudah ku lalui bersama mimpi tiada pasti
Aku merindu, dimana satu titik kehidupan  kulalui bersamamu
Mengendapkan pesona tiada akhirmu dalam hati terdalam
Harapan pagi sudah kujamah dan kusimpan
Tajam..........
Kulihat perangai itu menusuk dalam ruang batinku
Samar samar aku merasakan pelukmu hadir bersama hangat cintamu
Padamnya mata dunia
Tak mampu menghentikan segala resapan syair elegi memilukan
Aku lebih dari sekedar tertunduk diam
Namun terlebih, karena aku tertampar lepas merangkai bulanan kesempatan
Aku merindukanmu

Jumat, 02 Maret 2012

Debat yang Tak Mungkin Kita Menangkan

Malam beranjak menuju pagi mengakhiri perdebatan saya dengan sang pacar atau mungkin bisa disebut juga sebuah pertukaran fikiran yang alot, keras dan menyayat. Puluhan opini keluar, ratusan sanggahan terlontar. Perdebatan yang sukses membuatnya marah untuk beberapa waktu. Bicara ini itu, kesana kemari, bla bla bla tanpa menghasilkan suatu keputusan pasti. Debat yang dimulai dari

Minggu, 26 Februari 2012

Kala Negara Bukan Naungan yang Indah



Sudah banyak yang mencela negara ini, sudah banyak mandat-mandat yang diberikan agar negara ini mulai mengubah atau setidaknya memerbaiki semua kenyataan yang mereka dapati. Saya sendiri masih bingung dengan apa itu yang disebut dengan kata "negara". Karena saya hidup dengan kenyataan berjalan dengan sendirinya. Lalu apa peran negara sesungguhnya? Apakah negara hanya  penyebutan suatu  naungan masyarakat tertentu atau pemberian nama suatu wilayah yang terbatas. Yang saya dengar pengertian negara

Minggu, 12 Februari 2012

Gemuruh Kerinduan

Gelora air berombak menyapu pasir hitam pantai, meretas malam sunyi di pinggiran pandang khatulistiwa. Dimalam sedingin pagi buta ini aku tergiang sebuah wajah elok disertai rasa rindu menyeruak ke permukaan. Ku dekap erat bayangmu. Kemudian ku sematkan rindu ini di antara api cinta yang masih menyala.

Apa kabar hidupmu disana? lama sudah aku tak melihat dirimu. Kuharap engkau tetap baik-baik saja dengan dirimu ataupun dengan kesetiaanmu. Kuharap